Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 November 2011

bebasnya bisnis internet

Diinternet adalah
pasar yang sangat
luas dan tidak pernah
tidur dalam 24 Jam. Ini
adalah pasar yang
sangat potensial
untuk anda menjual
sesuatu melaui
internet. Sebab pasar
diinternet tidak penah
menolak barang
tertentu untuk dijual.
Berbeda dengan pasar
tradisional, atau mall.
Anda akan diusir oleh
satpam mentah-
mentah ketika anda
mencoba menuntun
seekor kambing untuk
anda djual dalam
sebuah Mall. Tapi
kalau anda
menawarkan kambing
anda dalam internet
…hmmm saya pikir
tidak akan terjadi
seperti diatas...
Ok, lantas apa yang
paling cocok dan
mudah untuk dijual
diinternet. Ini yang
gampang-gampang
susah. Pada dasarnya
apapun yang anda
ingin jual melalui
internet itu bisa anda
lakukan. Baik itu anda
ingin menjual sepatu,
jual nasi, jual baju,
computer dan lain
sebagainya…
waduh..sama saja
dong dengan bisnis
konfensional, yang
menghabiskan banyak
uang untuk mulai
usaha….ok sabar,
saya akan mencoba
memberikan sebuah
alternatife ide yang
bisa anda lakukan
dalam berbisnis
diinternet.
Ide gila Yang ingin
saya berikan kepada
anda adalah …dengan
menjual produk
diinternet yang tidak
memerlukan banyak
uang untuk
berinvestasi…lantas
bagaimana
menemukannya?
Salah satu jalan yang
paling mudah
mendapatkan suatu
produk adalah dengan
menemukan suatu
masalah, dan
kemudian
menawarkan suatu
produk atau melayani
untuk memecahkan
masalah itu. Sekali
lagi: Temukan suatu
masalah dan
kemudian tawarkan
suatu produk atau
melayani untuk
memecahkan masalah
itu. Mudah bukan?
Begini untuk lebih
mudahnya ..kira-kira
apa yang paling bikin
pusing anda,
setidaknya yang
paling mengganggu
pikiran anda?
Taruhlah anda
ternyata mempunyai
permasalahan dengan
baju anda. Anda
ternyata tidak
mempunyai baju yang
up to date…tidak
mengikuti tren
jaman…tapi anda
punya pacar…dari sini
anda sudah
menemukan sebuah
ide
subyek..”Bagaimana
cara menggaet
seorang wanita,
meskipun dengan
baju-baju usang
anda!” ini hanya salah
satu contoh saja.
Atau anda dapat
melakukan riset dan
temukan suatu
masalah di tempat
lain. Dan anda telah
menemukan sebuah
ide produk, yaitu
produk informasi.
Produk inilah yang
paling murah dari segi
modal untuk dijual
diinternet. Sama-sama
menjual ‘baju’
diinternet, yang satu
menjual baju beneran
dan membutuhkan
modal yang besar dan
satu lagi hanya
menjual informasi
seputar baju dan tidak
memerlukan modal
yang besar.
Ok Sekali lagi saya
ulang : Memasarkan
suatu Bisnis di
Internet yang paling
mudah untuk menjual
suatu produk adalah
dengan menawarkan
sebuah solusi. Orang-
Orang yang dating ke
internet akan
membeli solusi suatu
permasalahan...
mereka tidak akan
membeli desain web
site yang indah dan
canggih…
Internet adalah
tempat yang benar-
benar potensial untuk
memasarkan suatu
produk. Jika anda
mempunyai suatu
produk yang
membahas tentang
ikan hias misalnya.
Maka anda juga
dapat menemukan
ratusan ribu seluruh
penjuru dunia, orang-
orang dengan suatu
hobby seperti yang
anda jual…ini berarti
produk anda layak
dijual. Anda dapat
menemukan orang-
orang seperti ini
dalam newsgroups,
forum, kelompok
diskusi, websites, dan
email dan itu adalah
pasar yang besar.
Anda bisa dapat
membuat banyak
uang dengan melatih
pikiran anda untuk
selalu menemukan
solusi dari suatu
permasalahan.
Katakanlah setiap ide
yang anda jual
diinternet
menghasilkan
penjualan 5 juta
setahun, kalau anda
punya 3 atau empat
produk yang anda jual
tersendiri, bukankah
penghasilan anda
akan menjadi lebih
baik bukan? Intinya
kalau bisa juallah
produkl lebih banyak
akan lebih baik…tapi
anda harus fokus
dalam
memasarkannya…
akan percuma jika
anda punya banyak
produk tapi anda
tidak bisa
memasarkannya.
Mulailah dengan satu
produk, nanti dengan
sendirinya yang lain
akan mengikuti.
Selamat mencoba!

Minggu, 16 Oktober 2011

Indonesia pasar bagi waralaba asing

Photo: KOMPAS/
RIZA FATHONI
JAKARTA,
KOMPAS.com
Ketua Komite
Tetap Waralaba
dan Lisensi Kadin
Indonensia Amir
Karamoy
menyebutkan, Indonesia
merupakan pasar
bagi waralaba
asing. Salah satu
negara yang
menyasar
Indonesia adalah
Malaysia.
Terhadap hal ini,
pemerintah
seharusnya
melindungi pasar
domestik dari
derasnya arus
waralaba asing itu.
"Indonesia itu
memang betul-
betul pasar dari
waralaba asing,
khususnya
Malaysia," ujar
Amir di Jakarta,
Jumat (14/10/2011).
Amir
menyebutkan, hal
ini ada kaitannya
dengan jumlah
penduduk.
Menurut dia,
penduduk Malaysia
hanya 30 juta jiwa,
sementara
Indonesia
mencapai 240 juta
jiwa. "Indonesia itu
memang jadi pasar
waralaba,
khususnya
Malaysia,"
katanya.
Hal ini pun
mendesak Kadin
Indonesia dan
Waralaba dan
Lisensi Indonesia
(Wali) untuk
membawa
waralaba Indonesia
ke pasar
internasional. Akan
tetapi, lanjut dia,
upaya ini tidak
didukung oleh
pemerintah dan
perbankan.
Oleh sebab itu,
Amir pun khawatir
dengan potensi
kelas menengah
sebanyak 90 juta
penduduk,
Indonesia
merupakan pasar
yang menarik bagi
asing. "Yang saya
kuatirkan tahun
2012 kita akan
kebanjiran
waralaba asing,"
ujarnya.
Maka, kedua
lembaga ini pun
berharap
pemerintah bisa
memerhatikan
ancaman tersebut.
Salah satunya,
harus ada regulasi
yang mengatur
waralaba asing
yang mau masuk
ke pasar domestik.
"Harus diregulasi,
pasar kita terlalu
liberal terlalu
bebas," tegasnya.
Menurut dia,
negara-negara lain
di kawasan Asean
telah menetapkan
regulasi terkait hal
itu. Salah satunya,
waralaba asing
harus bermitra
dengan pengusaha
lokal.
Terhadap hal ini,
Ketua Waralaba
dan Lisensi
Indonesia Levita
Supit
menyebutkan,
pemerintah harus
menjaga pasar
domestik dari
waralaba asing.
"Kalau kita jadi
pemerintah, kita
akan hold. Nggak
bisa dong, orang
negara kita lagi
susah, pelaku
bisnis kita juga lagi
istilah lagi
terpuruk. Kenapa
kita buka seluas-
luasnya. Nggak
fair," tegas Levita
Sumber: Kompas.Com

Minggu, 09 Oktober 2011

Khusus blogger raih penghasilan tambahan

pasang iklan di blogdapat duit 200rp per klik dari admin untuk blogger yang berhasil mereferensikan iklan tersebut dan mendapat bonus tambahan dari hasil pembelian melalui iklan tersebut.

Rabu, 05 Oktober 2011

Tinggal KLIK dapat Duit!

RamaBux merupakan
PTC lokal yang berdiri
pada tahun 2011. PTC
ini berbeda dengan
PTC Indonesia lainnya.
Perbedaannya
terletak pada script
yang digunakan.
RamaBux
menggunakan script
AuroraGPT sedangkan
sebagian besar PTC
Indonesia
menggunakan script
Zeus. AuroraGPT
cukup disenangi oleh
PTC owner di luar
negeri. Ini karena
fiturnya yang cukup
lengkap.
RamaBux sebenarnya
adalah situs GPT atau
Get Paid To yaitu anda
akan dibayar untuk
melakukan sesuatu.
Ada beberapa cara
untuk menghasilkan
uang di RamaBux,
antara lain :
1. Klik Iklan,
penghasilan Rp.5-
Rp.100 /klik
2.Baca Iklan,
penghasilan Rp.6-
Rp.120 /baca
3.Daftar, penghasilan
Rp.1000 /daftar
4.Promosi,
penghasilan Rp.1-
Rp.3 /klik URL
referral
5.Affiliasi,
penghasilan 5%-10% /
penjualan
Tidak hanya itu,
penghasilan anda juga
akan meningkat jika
anda memiliki banyak
referral dan
mengupgrade
keanggotaan anda.
Untuk anggota
premium akan
mendapatkan 100%
dari penghasilan
referral. Jadi, jika
referral anda
meghasilkan
Rp.100.000, maka
uang tersebut juga
masuk ke akun anda
tanpa mengurangi
penghasilannya.
Gabung gratis! Tanpa
invest atau deposit
uang anda. Klik link
dibawah untuk
bergabung:

Rabu, 28 September 2011

Wirausaha Online Modal Nol Rupiah

Kabar gembira untuk para netter yang sedang mencari bisnis sampingan secara online,kini entreprener Indonesia yang satu ini benar-benar berbaik hati untuk memberikan kesempatan bergabung dalam bisnis online Wirausaha Online Modal Nol Rupiah
secara Gratis Modal Nol Rupiah
dengan komisi lumayan bagi yang baru terjun di Wirausaha Online sebesar rp.50000,-untuk setiap hasil penjualan dari penawaran kita.Benar benar tanpa modal satu rupiahpun dari kocek kita,yang diperlukan hanya menawarkan produk dengan memasang link atau banner pada blog kita atau website.
Bagi yang penasaran segera gabung di Wirausaha Online Modal Nol Rupiah
selamat berwira usaha dengan modal gratis.

Senin, 26 September 2011

Cara membeli reksadana

Cara Beli Reksadana
sangatlah mudah jika
kita mengerti
langkah-langkahnya.
Setelah kita mengerti
arti reksadana,
keuntungan investasi
reksadana, dan risiko
investasi reksadana.
Tentunya pertanyaan
yang akan muncul
berikutnya jika ikta
ingin melakukan
investasi reksadana
adalah bagaimana
cara membeli
reksadana?
Reksadana dapat
dibeli dan dijual pada
bank yang menjadi
perantara dengan
manager investasi.
Sebelum membeli
reksadana pastikan
anda memilih
manager investasi
yang berkualitas dan
pastikan perusahaan
tersebut telah
terdaftar secara
resmi sebagai
manager investasi
Pembelian unit
penyertaan reksadana
umumnya akan di
kenakan fee
tambahan yang
besarnya bervariasi.
Istilah-istilah yang
perlu diketahui dalam
membeli reksadana
adalah:
Unit Penyertaan (UP)
Satuan kepemilikan
investasi dalam Reksa
Dana.
Total Jumlah UP
(outstanding UP)
Jumlah Unit
Penyertaan yang telah
diterbitkan Reksa
Dana.
Subscription
Pembelian/pemesanan
Unit Penyertaan.
Redemption
Pencairan/Penjualan
kembali Unit
Penyertaan.
Nilai Aktiva Bersih
(NAB)/Net Asset
Value (NAV)
Total Nilai Efek
berdasarkan harga
pasar pada suatu
saat, setelahdikurangi
biaya-biaya Reksa
Dana dan kewajiban
pajak.
Nilai Aktiva Bersih per
Unit
Nilai Aktiva Bersih
Reksa Dana dibagi
dengan total jumlah
UnitPenyertaan
(outstanding UP).
Unit Penyertaan (UP)
Adalah satuan
investasi dalam
reksadana. Pada saat
penawaran umum
perdana, UP
ditetapkan Rp 1.000
kecuali reksadana
pasar uang yang
selalu ditetapkan Rp
1.000 setiap awal hari
bursa. Bila pada
penawaran umum
suatu reksadana
terkumpul dana
sebesar Rp 100 juta
berarti ada 100 ribu
lembar UP beredar
dengan NAB/NAV Rp
1.000/UP.
NAB/NAV dalam
rupiah biasanya
dihitung sampai 4
angka desimal. Dalam
contoh berikut, angka
desimal dihilangkan
hanya untuk
kemudahan
perhitungan semata.
Nilai Aktiva Bersih
(NAB)/Net Asset
Value (NAV)
Mengikuti contoh di
atas, misalkan selama
suatu periode MI
mampu membukukan
keuntungan 40% maka
dana yang terkumpul
akan menjadi Rp 140
juta. Jika sebelumnya
NAB/NAV sebesar Rp
1.000/UP, kini nilainya
naik jadi Rp 1.400/UP.
Misal biaya yang
dibebankan 1%, maka
NAB/NAV Rp 138,6
juta atau Rp 1.386 per
UP. Setelah dikurangi
biaya-biaya tersebut,
hasil investasi akan
menjadi hak investor.
Misalkan saya
berinvestasi dengan
membeli 50 ribu UP
pada penawaran
umum, maka saya
harus mengeluarkan
dana Rp 1.000/UP atau
Rp 50 juta. Jika saya
ingin menjual UP yang
saya miliki saat ini
dengan harga Rp
1.386/UP maka saya
akan menerima dana
sebesar Rp 69,3 juta.
Keuntungan yang saya
peroleh sebesar Rp
19,3 juta.
Bila saat ini Anda
ingin masuk, Anda
harus membeli
dengan harga Rp
1.386/UP. Misalkan
Anda membeli 10 ribu
UP, maka Anda harus
membayar Rp 13,86
juta. Seandainya
beberapa bulan
kemudian NAB/NAV
turun menjadi Rp
1.350/UP dan Anda
ingin menjual
reksadana Anda,
maka Anda akan
menerima dana Rp
13,5 juta. Dalam kasus
ini Anda menderita
rugi Rp 360 ribu.
Nilai NAB/NAV selalu
update tiap hari bursa
oleh bank kustodian
dan diterbitkan di
berbagai media. NAB/
NAV tak serta merta
menggambarkan
mahal tidaknya
reksadana. Reksadana
yang baru ditawarkan
biasanya NAB/
NAVnya murah,
sementara reksadana
yang sudah eksis
cukup lama bisa jadi
memiliki NAB/NAV
tinggi. Namun, NAB/
NAV juga bisa
dipengaruhi misalkan
oleh kebijakan MI
untuk melakukan split
ratio yang akan
mengubah nilai NAB/
NAV dan jumlah UP —
walau pada akhirnya
nilai investasinya
sama saja.
Membeli dan Menjual
Reksadana
Membeli reksadana
dikenakan selling fee
tertentu. Misal suatu
hari Anda membeli
reksadana dengan
investasi Rp 10 juta,
NAB/NAV Rp 1.350/
UP, dan selling fee
sebesar 1%. Jumlah UP
yang bisa diperoleh
dapat dihitung dengan
rumus:
UP = [investasi (1 -
fee)] : NAB/NAV
UP = [Rp 10 jt (1 -
0,01)] : Rp 1.350/UP
UP = 7.333,3333 unit
NAB/NAV dihitung
setiap akhir hari
bursa. Jika Anda
membayar dan
memasukkan inquirysebelum
jam 12.00 WIB, NAB/
NAV dihitung pada
akhir hari tersebut.
Namun juka Anda
membeli setelah
pukul 12.00 WIB, Anda
akan dimasukkan ke
NAB/NAV hari bursa
berikutnya.
Sementara saat
menjual reksadana,
Anda akan
dikenakan redemption
fee. Misal hari ini
Anda ingin membeli
reksadana yang Anda
beli di atas dengan
NAB/NAV Rp 2.025/UP
dan redemption fee
sebesar 1,5%.
Besarnya redemption
dapat dihitung dengan
rumus:
Redemption = UP x
NAB/NAV (1 – fee)
Redemption =
7.333,3333 x Rp 2.025/
UP (1 – 0,015)
Redemption = Rp
14.627.250
Jadi besarnya
keuntungan anda
adalah sebesar Rp
4.627.250. Return on
investment(ROI)
investasi Anda
sebesar 46,27%.